Profile photo of chusnul57e

“BARBER SPA” SEBUAH FENOMENA BLUE OCEAN

Profesor asal 20161015_093938-1Korea, W. Chan Kim dan rekannya dari Perancis Renee Mauborgne, menuangkan ide mereka dalam buku berjudul Blue Ocean Strategy, suatu gagasan inovatif tentang menciptakan ruang pasar tanpa pesaing. Blue Ocean Strategy pada dasarnya adalah suatu siasat untuk menaklukan pesaing melalui tawaran fitur produk yang inovatif, yang selama ini justru luput dari perhatian para pesaing sehingga terhindar dari persaingan bisnis yang memerlukan perhatian ekstra baik dari sisi kreativitas, inovasi, kebutuhan anggaran dan penetrasi pasar untuk dapat bertahan (sustain) dalam bisnis yang dijalani.

Pergumulan bisnis terus berlanjut dalam situasi perubahan pola hidup masyarakat perkotaan. Keberhasilan bisnis hanya bagi mereka yang memahami arti perubahan itu sendiri dan sigap serta tanggap menerima perubahan lalu merubah mindset untuk mengalun mengikuti irama perubahan. Perubahan lingkungan Internal maupun Eksternal (Turbulent Environment) yang sangat cepat terjadi menjadikan sebuah bisnis harus selalu hidup dan ikut berkembang serta responsive terhadap setiap perubahan yang terjadi sekecil apapun perubahannya. Dorongan perubahan dari luar organisasi untuk berubah lebih disebabkan karena adanya perubahan pasar (bisnis), karakteristik demografis, Perkembangan teknologi (IT, material, Application Technology), Tekanan sosial, politik dan kebijakan.

Menyadari kondisi tersebutlah maka dibutuhkan sentuhan modernisasi dan kreatifitas serta inovasi untuk tetap mampu bersaing dalam bisnis Barber Shop di perkotaan. Kreatifitas yang mampu tetap melayani pelanggan loyal dan menarik konsumen potensial. Beberapa hal yang dilakukan seperti perubahan desain interior dengan nuansa “youth”, dengan sayup terdengar alunan musik cadas kadang melankolis penuhi ruangan sejuk full AC. Sementara gaya tukang cukurnya pun mampu membuat kita tersenyum dengan gaya ala vokalis terkenal. Pelayanan super prima, kesopanan para pelayan, kebersihan ruangan dan kualitas peralatan kerja (alat cukur) yang terlihat sangat presisi dan nyaman digunakan juga layanan sedikit jamuan makan dan minuman sekedarnya. Inilah nilai tambah yang mampu meningkatkan nilai jual barber shop yang layaknya Barber SPA. Dengan perbandingan harga yang cukup jauh dibanding tukang cukur pada umumnya tetapi justru membuat pelanggan mendekat karena tawaran kenyamanan pelayanannya. Harga yang ditawarkan adalah 35.000 (kids) dan 45.000 (Adult) yang jauh dibanding layanan tukang cukur biasa 10.000 (kids) dan 12.000 (adult). Inovasi yang mampu menciptakan pangsa pasar tertentu untuk menghindari persainan yang melelahkan.

(Judianto-2017)

Comments Off on “BARBER SPA” SEBUAH FENOMENA BLUE OCEAN

Profile photo of chusnul57e

“Pasar Rakyat Ku Sayang”

20161016_063047Sudah menjadi pola keseharian yang dapat secara sengaja terlihat dibeberapa pasar yang ada di Kota Bogor tercinta. Kesibukan tak pernah henti di tempat berkumpulnya para trader, costumer dan provider yang dengan semangatnya bertransaksi sejak malam hari hingga jualan mereka habis ludes oleh para pelanggan yang tidak pernah bosan berdatangan dari seluruh penjuru kota.

Kesemerawutan yang sangat dinikmati dengan hati lapang, kebisingan lalu lalang kendaraan yang dicintai telinga mereka, basah dan kumuhnya dataran tempat berpijak tak pernah lukai hati mereka. “kenikmatan” ini yang dari hari ke hari semakin meyakinkan hati dan jiwa mereka bahwa inilah pasar terbaik tempat kami mengais rejeki setiap hari untuk hidupi keluarga kami. Perhatian pemerintah Kota yang mulai berpikir untuk benahi fasilitas umum seperti Pasar ini juga tidak pernah mereka sadari. Peluh, kebisingan, aroma tak sedap dan panasnya mentari semua itu telah menutup mata dan hati. Semangat cultural transformation atau perubahan budaya yang dengan semangat dilontarkan pemerintah kota tidak pernah singgah dalam mimpi mereka sekalipun. Kenyamanan yang telah berasimilasi dengan aktivitas keseharian tidak mampu lagi mengobati cara berpikir yang salah. Tapi itulah rakyat kita, rakyat yang cinta kesederhanaan dan cinta akan kebersamaan.

Seandainya mereka semua tahu bahwa revitalisasi pasar menjadi pasar rakyat yang modern dengan tambahan fasilitas dan system rantai pasok yang tertata, kebersihan lingkungan yang terjaga, kesegaran dan kesehatan barang dagangan yang diperjual belikan selalu terpantau, kenyamanan bagi penjual dan pembeli menjadi unsur utama peningkatan  pelayanan, semua itu justru akan meningkatkan nilai tambah (added Value) bagi seluruh pedagang. Harga yang stabil tidak dimainkan oleh para spekulan, pasokan barang selalu tepat waktu sesuai perjanjian dan kualitas barang yang diperjual belikan juga selalu yang terbaik. Dengan manajemen pasar yang baik dan dikelola pemerintah kota yang secara tugas dan fungsi memang melayani masyarakat dan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan sehingga dapat terus membenahi dan memperbaiki pelayan yang belum memuaskan. Akumulasi dari nilai tambah tersebut justru dapat meningkatkan ekonomi rakyat dan Negara.

Sehingga perlu kerja keras pemerintah kota untuk merubah pasar rakyat kota bogor menjadi pasar modern yang secara tidak langsung juga akan mempercantik kota. Dan pasarpun tidak hanya menjadi tempat jual beli semata tetapi akan menjadi lokasi menarik bagi para turis lokal maupun asing untuk dikunjungi. Pekerjaan berat masih menanti pemerintah kota Bogor karena masih ada 12 pasar rakyat yang menunggu direvitalisasi.

(Judianto-2016)

Comments Off on “Pasar Rakyat Ku Sayang”

Profile photo of chusnul57e

Nikmatnya Layanan “Drive Thru”

20161016_063729

Kenyamanan, tingkat kemudahan, harga dan kebebasan penawaran untuk mencapai “willing to pay” merupakan kebutuhan dasar setiap pengguna layanan. Rakyat menengah ke bawah dengan pendapatan bulanan yang “pas-pasan” melihat unsur tersebut sebagai faktor penting karena sangat mampu mengurangi beban bulanan mereka bila dibandingkan dengan harus berbelanja di Mall atau Super Mall dengan harga jual yang melambung tinggi. Mereka mau mengurangi faktor kenyamanan untuk mendapatkan kebutuhan mereka sehari-hari. Atau bahkan merubah definisi kenyamanan yang mereka anggap diartikan berlebihan oleh para pelanggan di pasar modern atau Mall. Inilah kondisi rakyat kebanyakan di negeri ini.

“Drive Thru” sebuah kata asing yang mereka tahu dan selalu saksikan yang seakan hanya diperuntukkan bagi kaum “have” yang berkendaraan roda empat bila hendak membeli makanan dibeberapa kedai modern yang harganya cukup mahal dan mungkin bermimpi pun tidak sanggup mereka lakukan. Seakan Pelayanan prima seperti itu hanya diperuntukan bagi mereka yang mampu bercengkerama dengan kemewahan dan tidak memberikan peluang sedikit pun bagi kaum strata menegah dan bawah untuk menikmati pelayanan Drive Thru tersebut. Dengan kesederhanaan dan segala kekurangan yang ada, para penjual di pasar rakyat sangat memahami kebutuhan tersebut sehingga mereka mencoba melakukan pelayan prima langsung mendekati pelanggan. Dengan “sedikit” mengacuhkan aturan yang mungkin belum diatur karena mungkin mereka merasa tidak pernah ada pelarangan maka mereka wujudkan “Drive Thru” bagi pelanggan loyal sebagai salah satu implementasi peningkatan layanan bagi pelanggan. Bahkan “Drive Thru” berlaku bagi semua jenis kendaraan tanpa terkecuali.

20161016_063848

Pemerintah daerah perlu melakukan edukasi mendasar kepada seluruh pedagang untuk secara bersama merubah pola pikir dan belajar lebih baik untuk menyadari perlunya pasar bersih atau pasar modern demi kenyamanan pedagang juga pelanggan. Sosialisasi yang berkesinambungan dan ketegasan seluruh aparat, keberanian pemerintah daerah dengan dukungan anggaran dan peraturan agar memiliki pijakan untuk merubah wajah kota semakin cantik dan beradab.

(judianto – 2016)

 

Comments Off on Nikmatnya Layanan “Drive Thru”

Profile photo of chusnul57e

SPACE BUSINESS Bagi Peningkatan Ekonomi Nasional

tombol

Generasi terbaru satelit eksperimen LAPAN A3/IPB akan diluncurkan dari Bandar Antariksa Sriharikota, India, 10 Juni nanti. Salah satu fungsi satelit hasil kerja sama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN dan Institut Pertanian Bogor itu untuk pemantauan pertanian. Setiap tahun, kebijakan impor beras menimbulkan perdebatan. Meski produktivitas lahan bisa diperkirakan, luasan areal panen sulit dipercaya. Dengan pencitraan satelit, luas areal panen dan produktivitas lahan yang beragam bisa dihitung lebih akurat. “Ke depan, penentuan luasan panen padi tak memakai angka ramalan karena konversi lahan pertanian terjadi,” kata Rektor Institut Pertanian Bogor Herry Suhardiyanto pada sosialisasi persiapan peluncuran Satelit LAPAN A3/IPB dan Hasil Operasi Satelit LAPAN A2/Orari di Pusat Teknologi Satelit LAPAN, Rancabungur, Bogor, Senin ( Kompas.com 25/4/2016). Kerjasama teknologi yang dibangun LAPAN-IPB menjadi bukti nyata kerjasama riset antara lembaga riset nasional dengan lembaga pendidikan tinggi yang sama-sama memiliki kompetensi litbang dengan segudang tenaga ahli. IPB akan melakukan pengolahan data citra satelit LAPAN-A3 untuk monitoring lahan pertanian nasional untuk melihat kemampuan ketahanan pangan skala nasional. Secara ekonomi akan tergambar jelas kemampuan ekonomi nasional dari sektor pangan. Sehingga dampak ekonomi dari penggunaan teknologi antariksa akan dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia.

gbr_4_pasang_satelit

Pemantauan pertanian itu jadi salah satu fungsi satelit LAPAN A3/IPB untuk melaksanakan klasifikasi lahan dan observasi lingkungan melalui pencitra push broom (teknologi pengambil citra dengan sensor spektroskopi) multispektral dan kamera visibel resolusi tinggi. Adapun misi ilmiah satelit ialah mengukur medan magnet bumi. Selain itu, satelit berfungsi memantau lalu lintas laut global. LAPAN A3/IPB mengorbit bumi melintasi kutub utara dan kutub selatan bumi. Itu akan melengkapi data pantauan lalu lintas kapal laut dari satelit LAPAN A2/Orari yang mengorbit bumi di sekitar khatulistiwa. Inilah salah satu komitmen LAPAN dalam mengembangkan teknologi antariksa khususnya satelit untuk membangun kekuatan ekonomi nasional berbasis agronomi sehingga pemantauan kekuatan ekonomi pertanian Indonesia dapat diamati secara cermat dan tepat. Data spasial berbasis teknologi satelit inilah yang akan mampu mengukur ketahanan pangan nasional dengan tepat. Pemanfaatan teknologi ini tentunya akan mempermudah pengukuran dan penghitungan ketahanan pangan berdasar luasan yang dipantau dari ketinggian 650 km dari permukaan bumi. Dengan data satelit yang akurat maka akan diperoleh analisis kemampuan pertanian (sumber daya pangan) yang menjadi ukuran ketahanan pangan nasional dan menjadi referensi dalam melakukan prediksi kebutuhan pangan nasional pada musim tanam selanjutnya.

Comments Off on SPACE BUSINESS Bagi Peningkatan Ekonomi Nasional

Profile photo of chusnul57e

E-COMMERCE: MARKETPLACE FOR WORLD BUSINESS

 

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-001

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-002

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-003

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-004

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-005

 

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-006

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-007

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-008

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-009

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-010

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-011

 

 

 

 

 

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-012

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-013

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-014

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-015

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-016

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-017

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-018

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-019

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-020

UJIAN AKHIR TAKE HOME2-page-021

 

Comments Off on E-COMMERCE: MARKETPLACE FOR WORLD BUSINESS

Profile photo of chusnul57e

First Impression on Marketing Class

MARKETING MNG

LECTURER:

  1. Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id)
  2. Dr. Ir. Kirbrandoko, MSM
  3. Dr. Ir. Dodik Nur Rochmat, M.Sc.
  4. Dr. Ir. Mukhammad Najib, MM
  5. Dr. Ir. Hartoyo, MSc

 

 

FIRST IMPRESSION ON MARKETING CLASS3

As a new student in social knowledge, I was very impressive when I have opportunity to study everything about management. Human resource management, innovation and technology management, operation management etc and now I have marketing management class. This is the time that I realize that the marketing is an importance part of our live. Because in this class finally I know about the marketing analysis that contain of consumer analysis, competitor analysis, marketing mix analysis (product, price, place and promotion), market segmentation, market target, positioning and product differentiation. Through the expertise of our Business management school lectures which is they able to combine the theoretical and their experiences in firm, than we able to absorb easily the essential knowledge of the marketing management especially in agribusiness/agroindustry. This very valuable management lecture finally can be implemented in our daily office work.

MASLOW TEORY

Marketing is a societal process by which individuals and groups obtain what they Need and Want through creating, offering and freely exchanging product and services of value with others (by Philip Kotler). Almost anything can be marketed such as consumer goods and services, business to business marketing, not for profit marketing and idea, place, people marketing. This marketing knowledge can be used to manage and develop the business. People or consumers always have a basic need and wants. Maslow’s theory was stressing that human kind have five basic needs are; physiological needs, safety needs, belongingness and love needs, esteem needs and self-actualization needs. Marketers have to able to grabs the market for serving and fulfill the human needs. The consumer needs and behavior was changing depend on the physiologist (motivation, perception, learning and attitude), personal (economic, personality and live stile), social (group, family and social status) and culture (sub-culture and social class). This marketing management will give the knowledge how to develop the marketing strategy to get benefit from open market by using many tools to study the market, consumer behavior, what product should be added to the market, what is the correct time to make a new product and sell it in the market, how to create new segmentation for special product or give product knowledge to customers and guide them to be a loyal customer and also increase the numbers of market, segmentation and product positioning.

what-is-marketing

By knowing the customer behavior, segmentation the market by divide overall market into segments in which consumers have similar characteristic, selecting a target market by evaluate the market segmentation identified in the segmentation process and plan the product’s market position. In line with this process the marketers have to develop tools for sales promotions, public relation, pricing strategy, branding positioning and keep communicate with the customers by using System Information Management (SIM) to create the communication media for keeping awareness about the product, sales activities, product differentiation event the new product through the information technology. To give more detail about the marketing management from A to Z, we can read some of marketing management books. For this marketing management class we have good books to read and explore the marketing management knowledge from theory to practical approach such as:

20160221_201242a

PEMASARAN STRATEGIK: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai Bagi Pemegang Saham (Best Seller)

by Ujang Sumarwan, Agus Djunaidi, Aviliani, H.C Royke Singgih, Jusup Agus Sayono,  Rico R. Budidarmo dan Sofyan Rambe. (Inti Prima Promosindo 2009 – ISBN: 978-979-1058-67-4)

PEMASARAN STRATEGIK: Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan

Ujang Sumarwan (Editor). IPB-Press 2015

(ISBN: 978-979-493-765-5)

 

 

Comments Off on First Impression on Marketing Class

Profile photo of chusnul57e

The fundamental “P” of marketing

Mkt-Mix-Replacment

 

 

 

 

 

PRODUCT, PRICE, PROMOTION, PLACE

  • Product.Your product–which also includes the service offered in service businesses–should solve an urgent need or pain for the customer. Your product needs the right features: It should be easy to use, visually interesting, and well-packaged. If you own a catering business, the team delivering the service as well as the food, are all considered the “product.” Make sure they have matching uniforms and are trained in how to speak to the customers, and ensure the food is nicely plated and properly served. Presentation is everything.
  • Place.For local businesses, place matters. Often store-front businesses pay for prime locations so they can have the needed foot traffic. Doing your research is important. You want to be located on a highly coveted corridor, in a location that provides you easy access to the target customer. A residential cleaning company might open shop in a neighborhood instead of a business district. However, if you’re focused on corporate clients, then a commercial district is where you want to be. Not having the right location is a reason that many small businesses fail.
  • Promotion.Write this down! Without proper promotion to attract your target customer, you won’t grow your revenue. Good promotion starts with a budget and marketing plan. Today, social media provides small businesses low-cost opportunities for marketing. If your customer is hanging out on Facebook and Twitter, you need to be there too, building a relationship that you will eventually be able to turn into commerce.
  • Price.When pricing your product you must know four things: your cost, what the competition is charging, the standard markup or profit margin in your industry, and the value to the customer. Ask yourself this key question: “What will it cost the customer to not have what I’m offering?” If you can’t determine a perceived value, then you need to redesign or reposition your product. And don’t compete on price. A customer who’s deciding solely based on price is not a long-term customer and will switch to a neighboring business for just a few cents less.
  • Profit.Profit is how we keep score in business. Specifically, it’s the difference between your cost of goods or services and the price you’re charging the customer. It allows you to grow the business, pay employees, and donate a few times a year to your favorite charities. Be sure you understand the margins typical for your industry. If you’re a food business, you would average a 20 percent margin, while a clothing retailer averages 50 percent. There are no hard rules on this, if you run your business efficiently, there’s no limit to your financial success.

Comments Off on The fundamental “P” of marketing

Profile photo of chusnul57e

MANAGEMENT OF TECHNOLOGY

 

ATMAEmembershipvenn_v2

WHY TECHNOLOGY AND SCIENCE ARE IMPORTANT FOR HUMAN LIVE

  • Technological change is one of the most important sources of change in the economy.
  • The capacity for science and technology in some countries is not been adequately translated into innovative and dynamic business organization. The economy remains largely dependent on natural resources, traditional processing and manufacturing and, for the most part, on imported technologies.
  • A sound scientific and technological base is essential to economic growth in a competitive international environment.
  • With the increasing impact of globalization on business, the scope for competition is no longer limited by national boundaries or by the definition of a particular industrial sector.
  • Management of technology, innovation and information have also emerged as key requirements for success in the 21st century enterprise.
  • Thus, proper management of technological change, particularly at the productive enterprise level, has become the most important consideration for development

WHY MOT IS NEEDED

MOT is an interdisciplinary field that integrates science, engineering, and management knowledge and practice. [MOT, Tarek M. Khalil  p.7], Management of technology refers to the design and use of the means needed within organizations achieve economic and social objectives through technological innovation.

MOT WILL ANSWER THE QUESTION ? 

  • How technologies is created?
  • How it can be exploited to create business opportunity?
  • How to integrated technology with business strategy?
  • How to use technology gain competitive advantage?
  • How can technology improve the flexibility of manufacturing and service systems?
  • When to enter and abandon technology?

 

Comments Off on MANAGEMENT OF TECHNOLOGY

Profile photo of chusnul57e

SELLING IS MARKETING BUT MARKETING IS NOT SELLING

KENAPA BELAJAR PEMASARAN. Satu alasan mendasar kenapa belajar pemasaran karena pemasaran mempunyai peran yang sangat besar dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Pemasaran merangsang penelitian dan ide-ide baru yang akan menghasilkan barang dan jasa baru yang inovatif. Pemasaran juga memberikan pelanggan banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan mereka, dan apabila pelanggan puas dengan produk yang digunakannya, maka produsen produk tersebut akan membuka lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat.

STRATEGI MARKETING, yaitu menciptakan nilai jual yang lebih tinggi terhadap barang atau jasa yang kita hasilkan dengan menjadikan riset pasar dan produk pesaing sebagai tolak ukur. Sebagaimana tujuan dari pemasaran sebagai proses komunikasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen, maka setiap pelaku bisnis seharusnya menyadari tentang pentingnya memberi informasi atau promosi terhadap barang atau jasa yang dihasilkan.

Tujuan pemasaran atau promosi bagi bisnis adalah:

  • Sebagai proses penyebaran informasi terhadap target pasar
  • Untuk meningkatkan penjualan sehingga otomatis keuntungan meningkat.
  • Dengan promosi dapat menambah pelanggan baru dan menjaga hubungan baik terhadap konsumen
  • Kestabilan penjualan produk tetap terjaga meskipun situasi pasar kurang  mendukung.
  • Promosi yang dilakukan secara berkala akan membuat produk yang kita hasilkan menjadi beda dari produk lain dan tetap unggul dibanding pesaingnya
  • Citra produk yang kita hasilkan tetap terasa di mata konsumen
  • Promosi yang kita lakukan dapat mempelajari keinginan konsumen lebih spesifik sebagai bahan pertimbangan untuk produk ke depannya.

 

Text Book :

Link: http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/files/2015/01/2015-01-BUKU-Pemasaran-Strategik-Perspektif-Perilaku-Konsumen.pdf

cover_pemasaran-strategik-perspektif-page-001

Ujang Sumarwan (editor). 2015 (Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press)

IL20160124_162358MU PEMASARAN STRATEGIK: yang harus dikaji dan dipelajari dalam menjawab pertanyaan “Bagaimana sebuah perusahaan menyusun strategi pasar” agar mampu meningkatkan kinerja perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Buku PEMASARAN STRATEGIK Strategi untuk pertumbuhan perusahaan dama penciptaan nilai bagi pemegang saham mampu memenuhi kebutuhan para praktisi pemasaran, bisnis, eksekutif atau decision maker di perusahaan dan mereka yang ingin belajar lebih dalam terkait produk bisnis dan strategi pemasarannya.

By: Ujang Sumarwan, Agus djunaidi, Aviliani, H.C. Royke Singgih, Jusup, Agus Sayono, Rico. R. Budidarmo, Sofyan Rambe.

penerbit: Inti prima promosindo, 2009

 

Comments Off on SELLING IS MARKETING BUT MARKETING IS NOT SELLING

Profile photo of chusnul57e

Hello my dearest Friends…

 

LOGO LAPANlogo-ipbMB IPB sungguh memberikan pemahaman detail dan kongkrit “How to Running Business” saat ini maupun trend masa depan. Membangun sebuah bisnis tidak hanya bermodalkan “keberanian” tetapi perlu “ilmu” yang cukup untuk mengasah sense of business dengan lebih tepat.  Sebagai bagian dari Institusi Negara yang melakukan kegiatan riset antariksa, trend dunia dan wilayah regional sudah melirik peluang pengembangan Space Business sebagai sebuah kesempatan besar untuk menguasai ekonomi juga teritorial negara competitor.  Stepping menuju negara kuat dalam space business perlahan sedang dikembangkan Lembaga Penerbang dan Antariksa Nasional (LAPAN). 

1 Comment

Skip to toolbar